Ketemu teman Es de…

Kenangan es de selalu jadi kenangan paling indah, ada cerita lucu, konyol, lugu, kadang mengesalkan…tapi selalu menyisakan kenangan indah jika diingat..

Saya masih ingat ketika pagi-pagi saya lupa buat tugas matimatik padahal gurunya galak dan suka mencubit…dengan bantuan orang rumah saya ngebut buat tugas namun imbasnya saya terlambat ikut senam pagi, kemudian senam di barisan belakang…
Padahl kalau difikir sekarang…apanya yang malu..cuma disuruh berbaris paling belakang apa susahnya…ck..ck..

Saya juga masih ingat, ketika pagi-pagi sekali di hari pertama kelas 6, saya bersepakat dengan Robi (nama samaran) untuk tidak membawa pot bunga yang berisi biji kacang hijau..dengan alasan karna hari hujan dan tanah basah. Dan sesampai disekolah, saya dengan PDnya tidak membawa tugas, dan ketika penyerahan tugas hanya saya dan 2 orang siswa bertitel tinggal kelas yang tidak membawa tugas..sedang Robi, dia bawa tugas dan beralasan takut makanya memutuskan buat tugas..dan di hari pertama itu jadilah saya bersama anak tinggal kelas itu berdiri di luar kelas 1 jam pelajaran (itu terlalu polos atau bodoh ya??)

nah..dicerita kali ini saya tak hendak bercerita soal robi…karna dia tak mungkin tak saya temui hampir 8 tahun, karena robi tetangga saya….

Saya ingin bercerita tentang si Badu (nama samaran lagi)…
Teman es de saya yang hampir setiap kelas, selalu duduk berdekatan dengan saya…
Dia teman bercerita namun lebih sering jadi teman bertengkar…

Saya masih ingat…Badu selalu mengotori tali tas saya yang panjang, karena dijadikan tempat kaki seperti sedang mengendarai kuda…impasnya sepulang sekolah saya akan terlambat pulang karna sibuk membersihkan tali tas tersebut…

Pernah suatu kali , sekolah kami kedatangan petugas puskesmas untuk menyuntik..dan nama suntikan itu adalah “suntik api”, sebutan suntik api saya dapat secara turun temurun dari kakak-kakak kelas kelas saya. Suntik api
hanya diperuntukkan untuk kelas 6 dan kebetulan saat itu kami berada dikelas 6.
Menurut ceritanya, suntik api adalah suntik paling mengerikan dan rasanya seperti terkena sengatan listrik. Nah..giliran pertama untuk disuntik adalah Badu, saya yang duduk didepan Badu memperhatikan bagaimana jarum suntik menyuntik tangannya Badu. Namun selang beberapa menit setelah disuntik, Badu kejang-kejang kemudian jatuh berdebam ke lantai disamping saya..saya langsung pucat pasi dan spontan menangis…jadilah hari itu kami dibuatkan teh..karna Badu pingsan dan saya kata guru kelas ikutan pucat…dan pengalaman itu tak mungkin bisa saya lupa.. 😉

Kamis kemaren, setelah lebih dari 8 tahun tidak bertemu. Saya ketemu Badu dipasar tradisional yang kami sebut “balai”…
Saya hampir tidak mengenalinya..bagaimana tidak..dulu ketemu masih pakai seragam merah putih..sekarang
sudah jadi orang sungguhan.. 🙂
surprise rasanya bisa ketemu kawan lama…
Tidak menyangka ternyata waktu berputar demikian cepat, rasanya baru kemaren memakai seragam merah putih.. 😀

Bertemu Badu membuat saya kembali bernostalgia tentang kenangan Es De yang indah dan benar-benar konyol :mrgreen:
menyisakan gelak tawa yang masih sangat pekat diingatan saya..

Iklan

30 thoughts on “Ketemu teman Es de…”

  1. Hahaha iya. emang pas SD adalah masa yang lucu-lucunya.
    Gue masih ingat waktu itu gue sama temen2 gue nekat main api dan… akhirnya tuh api jadi besar dan merambat ke hutan di samping sekolah. hahaha 😀
    Thanx… tulisanya menginspirasi bgt!!

    Suka

  2. SD memang menyimpan banyak kenangan ya. saya juga pernah dulu, nulis soal untuk dijadikan PR. karena dibilang dijadikan PR, saya jadi pulang aja langsung, padahal soalnya belum ditulis. 😆 akhirnya saya minjem buku tetangga yang juga temen sekelas.

    Suka

  3. ga pernah kontak-kontak temen2 sd lagi :D.. soalnya sejak SMP pindah ke jakarta.. paling cuma 1 orang yg masih kalaupun kontak..karena tetanggaan dekat dulu hehehe..

    Suka

  4. “suntik api” nama samaran juga ya? 😀 dan karena membuat “badu” kejang2 maka si “suntik api” mending disebut dengan nama inisial “sa” 😀 :D..

    kalo teman2 SD saya dimana ya skarang? sekampung ada 3 dan hampir satu kelas itu adalah satu kelurahan, tapi saya jarang ketemu skarang..

    Suka

jangan lupa tinggalkan komentar kawan ^^

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s